WALI KOTA SUKABUMI RESMIKAN PASAR DEWI SARTIKA DAN DEGUNG

 2019-02-04


Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Hamami serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskop UKM-PP) Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna meresmikan Pasar dan pusat kuliner Dewi Sartika dan Degung yang dipusatkan di Pasar Dewi Sartika pada Rabu, 30 Januari 2019. Pada kesempatan tersebut hadir pula para camat dan lurah, Tim penggerak PKK kecamatan Cikole serta paguyuban pedagang pasar.

Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi mengatakan Pasar Dewi Sartika atau yang dikenal pasar Geledog merupakan pasar yang sudah melegenda dengan beragam macam buah pisangnya. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, pasar tersebut menjadi semrawut akibat para pedagang yang memilih berjualan di sepanjang ruas Jalan Dewi Sartika, kemudian ditambah lagi dengan parkiran motor yang tidak teratur serta tempat sampah yang tidak memadai sehingga terlihat kumuh dan tidak nyaman. Apalagi pasar tersebut lokasinya berada dekat dengan lembaga pendidikan, kantor instansi pemerintah serta berada di tengah perkotaan.

Dijelaskannya, oleh karena itu pada tahun 2015 lalu, dirinya meminta agar pasar tersebut di desain ulang dan rencananya pada tahun 2017 lalu dibangun, namun karena terkendala teknis maka rencana pembangunan tersebut belum bisa direalisasikan. Akhirnya pada tahun 2019, penataan bangunan pasar Dewi sartika bisa direalisasikan, hal serupa pun dialami Pasar Degung. Oleh karena itu pemeritah daerah telah berkomitmen akan melakukan penataan pasar di sejumlah titik yang dianggap kumuh. Apalagi upaya tersebut telah dituangkan dalam visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi periode 2018-2023 bahwa pasar merupakan salah satu titik atau sumber dalam melakukan pemberdayaan ekonomi.

Walikota juga menambahkan, selain melakukan penataan pasar, pemerintah pun tengah melakukan upaya meciptakan titik keramaian yang nyaman bagi pedagang dan pembeli sehingga apabila keduanya sudah merasa nyaman maka transaksi juali beli akan semakin meningkat. Oleh karena itu ia berharap penataan pasar Dewi Sartika dan Degung dapat memberikan daya ungkit peningkatan perekonomian di wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Diskop UMK-PP Kota Sukabumi Drs. Ayep Supriatna, MM menyebutkan bahwa gedung Pasar Dewi Sartika dibangun dua lantai dengan jumlah kios sebanyak 11 unit pada lantai satu sedangkan lantai dua sebanyak 13 lapak/los yang diperuntukan bagi pedagang kuliner dan produk home industri. Selain itu dilengkapi juga dengan kantor pasar, fasilitas WC, Mushola, dan lahan parkir. Dijelaskan pula, Seperti halnya Pasar Dewi Sartika, Pasar Degung pun terdiri dari dua lantai dengan menyediakan ruko sebanyak 16 unit, 10 Kios, dan 47 lapak/los. Serta dilengkapi kantor pasar, gudang, WC, mushola dan lahar parkir.

sumber : sukabumikota.go.id


Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum
Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Sukabumi
Jl. R. Syamsudin, SH. No. 25 Sukabumi Tlp (0266) 220294
2019 © JDIH Kota Sukabumi