SEBANYAK 17 WARGA BINAAN LAPAS KELAS II B NYOMPLONG SUDAH MENDAPATKAN KTP-EL

 2019-01-25


Sebanyak 17 warga binaan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi, sudah mendapatkan KTP-el (Kartu Tanda Penduduk elektronik) secara langsung dari Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kota Sukabumi, melalui program si Jempol (Inovasi Jemput Bola) Pelayanan Pembuatan Dokumen dan Adminduk (Administrasi Kependudukan) Disdukcapil Kota Sukabumi. Program yang secara serentak dilaksanakan di 522 Lapas dan Rutan (Rumah Tahanan) se Indonesia ini, ditinjau langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, tepatnya tanggal 17 Januari 2019, baru-baru ini.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi beserta seluruh jajarannya, yang telah menyenggarakan program si Jempol Pelayanan Pembuatan Dokumen dan Adminduk di Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi ini. Karena program tersebut sesuai dengan arahan dari Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia) serta Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), yang dilakukan secara serentak di setiap Lapas dan Rutan di Indonesia.

Maksud dan tujuannya untuk memastikan seluruh warga binaan di setiap Lapas dan Rutan memiliki identitas khususnya KTP-el dan KK (Kartu Keluarga), sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menyukseskan Pemilu (Pemilihan Umum) Serentak Tahun 2019. Diharapkannya, dengan dilaksanakannya program tersebut, seluruh warga binaan di Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi bisa menyalurkan hak dan aspirasinya pada Pemilu Serentak Tahun 2019.

Sementara Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Iskandar, S.IP., M.T. menjelaskan, program tersebut dilaksanakan sesuai dengan anjuran Kemenkumham dan Kemendagri. Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya program tersebut, selain untuk meningkatkan pelayanan dan memenuhi identitas kependudukan warga binaan, juga untuk memenuhi persyaratan para warga binaan di Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi dalam mengikuti Pemilu Serentak Tahun 2019.

Dijelaskan pula, dalam program tersebut terdapat 93 orang warga binaan Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi, yang melakukan perekaman biometrik Dokumen dan Adminduk. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 orang warga Kota Sukabumi, dan sebanyak 71 orang warga dari luar Kota Sukabumi. Karena untuk perekaman biometrik Dokumen dan Adminduk ini, bisa dilakukan oleh warga mana saja. Namun untuk pencetakan Dokumen dan Adminduk-nya harus dilakukan oleh Disdukcapil daerah warga binaan masing-masing.

sumber : sukabumikota.go.id


Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum
Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Sukabumi
Jl. R. Syamsudin, SH. No. 25 Sukabumi Tlp (0266) 220294
2019 © JDIH Kota Sukabumi